Kembangkan Potensi Wisata, Peran Media Massa Sangat Dibutuhkan

Image
Friday, 13 November 2015 | 04:00:50 WIB 1045

PEKANBARU - Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Riau jumlahnya terus berkurang, karena itu Riau diharapkan bisa mengandalkan sektor lain dalam meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dari sektor Pariwisata.

"Kita tidak boleh terus mengharapkan penghasilan dari SDA seperti minyak untuk diandalkan, mulai saat ini kita harus mencari alternatif lain dalam menghasilkan PAD, salah satunya dari sektor pariwisata," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Setdaprov Riau, H Joni Irwan saat membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) media massa, di auditorium lantai 8 Menara Lancang Kuning Riau, Kamis (12/11).

Dalam kegiatan diskusi bertema Strategi Pemasaran Pariwisata Riau tersebut, Joni mengatakan, bahwa Riau juga memiliki berbagai potensi wisata yang jika dikelola dengan baik, akan mampu menghasilkan pendapatan bagi Riau.

Untuk mendukung hal itu, Pemprov Riau juga telah meminta Kabupaten/Kota untuk dapat menetapkan minimal satu objek wisata yang menjadi andalan untuk dikembangkan.

Berbagai program untuk peningkatan infrastruktur di masing-masing sektor wisata tersebut juga terus dilakukan Pemprov Riau, terutama membangun jalan sebagai akses menuju lokasi tempat wisata. Namun demikian, tanpa adanya peran serta media, akan sangat sulit untuk bisa mengemnbangkan berbagai potensi wisata yang ada di Provinsi Riau ini.

"Karena itulah, melalui kegiatan ini, kita berharap awak media bisa memberikan atau mendukung pemerintah dalam mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada tersebut, karena seiring terus berkembangnya teknologi informasi saat ini, jika tidak dimanfaatkan peran media ini, akan merugikan kita," kata mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Riau ini.

Senada dengan Joni, dalam acara diskusi, Ketua Asosiasi Tour and Travel Agen (Asita) Riau Ibnu Masud dalam forum diskusi juga mengingatkan kepada pemerintah Provinsi Riau untuk tidak mengenyampingkan peran media massa ini dalam mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada didaerah ini.

"Saya masih ingat ketika dulu bagaimana Malaysia mengajak kita anggota Asista mengunjungi berbagai lokasi wisata didaerah mereka, saat itu mereka juga mengikut sertakan awak media," kata Ibnu.

Dengan keikutsertaan awak media, menurut Ibnu mampu mengangkat berbagai potensi wisata yang ada di Malaysia dan hingga saat ini bisa terus berkembang. "Karena itu, saya sarankan kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau untuk bisa membuat program mengunjungi lokasi-lokasi wisata di Riau ini, dengan mengajak awak media," ungkapnya.

Kegiatan FGD media massa diikuti oleh para jurnalis dari berbagai media di Pekanbaru dan media nasional, baik itu cetak, elektronik dan juga media online. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Sekretaris Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Mumus Muslim.(fr/rls)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...